Arsip untuk Kategori 'Misc'

Najis Award

Najis Award diperuntukkan buat sutradara-sutradara indonesia yang gemar menghibur masyarakat indonesia dengan cara memanipulasi otak melalui sinetron, sehingga dengan suksesnya menyebabkan kebodohan tiada batas dan keidiotan yang berkepanjangan.

Disarankan kepada mereka yang masih waras untuk TIDAK menonton sinetron indonesia lagi, mengingat efeknya sudah terasa pada berbagai lapisan masyarakat kita, mulai dari anak TK sampe “anak TK” di DPR/MPR. O iya satu lagi, jangan lupa katakan TIDAK pada sinetron indonesia

“Saya Menolak Sinetron Indonesia”

[BB17] Rama Shinta XXX Part III

SEXUAL CONTENT WARNING
This story contains sexually explicit material. If you are under the age of 17, if such material offends you or if it’s illegal to view such material in your community please DO NOT read this.

sambungan dari bagian kedua

Tugas pertama adalah gede-gedean kontol, siapa yang kontolnya gede dialah yang menang. Segeralah mereka membuka celana dan mempertontonkan kontolnya pada Shinta. Setelah mengukur kesana kemari, akhirnya ditetapkan Rahwana yang menang. Ya iyalaaahh, secara Rahwana itu raksasa gitu loh, pantes aja kontolnya lebih gede, 1-0 untuk Rahwana.

Kemudian tugas selanjutnya, siapa yang bisa bikin Shinta muncrat dalam waktu kurang dari 1 menit dialah yang menang, dengan catatan nyodoknya pake jari bukan pake kontol. Rahwana yang dasarnya emang dodol dan ngga perna dapet pendidikan seks di sekolahnya kebingungan, dia gak tau kalo tiap cewe punya G-spot yang kalo disentuh bakal bikin muncrat kek selang. Namun beda dengan Rama yang dasarnya emang pleiboi, dia asik-asik aja maenin mekinya Shinta. Apalagi Shinta itu istrinya, jadi dia tau segala seluk beluk tubuhnya Shinta. Walhasil gak sampe semenit Rama berhasil bikin Shinta muncrat ampe kelejotan kek kesetrum belut listrik. Skor imbang 1-1.

Tugas terakhir, siapa yang bisa coli paling lama dialah yang menang. Tapi ini bukan sembarang coli, nantinya sewaktu mereka coli akan disuguhi adegan penari striptis nomer 1 di dunia manusia (untuk Rama) dan nomer 1 di dunia raksasa (untuk Rahwana). Menit demi menit berlalu, sejam, dua jam, hingga 5 jam belum ada yang salah satu dari mereka yang muncrat.

Shinta yang melihat hal ini berpikir keras bagaimana caranya supaya Rama bisa menang. Akhirnya dia menemukan sebuah ide, Shinta mendesah keenakan sembari memberikan pandangan menggoda pada Rahwana, sesekali dia melenguh seakan-akan mekinya dijebol ama kontolnya Rahwana. Dan berhasil, Rahwana yang emang dasarnya uda napsu banget ama Shinta langsung gak kuat ngeliat Shinta kek gitu. Gak lama kemudian Rahwana muncrat banyak banget ampe meluber ke kali Angke dan cairannya mengeras menutupi aliran sungai, rupanya inilah penyebab Daan Mogot banjir, kalinya mampet. Eniwei, 2-1 untuk Rama, Rama dan Shinta menang !

Akhirnya, sesuai perjanjian Rahwana harus merelakan kontolnya dipotong dan dia harus menceburkan diri ke kawah gunung Krakatau. Gak lama setelah Rahwana nyebur ke kawah, tiba-tiba gunung Krakatau meletus dan dari letusannya itu muncul sebuah gunung baru yang lebih kecil, yang dinamakan Anak Krakatau. Puas melihat musuhnya tewas dengan caa yang mengenaskan, Rama dan Shinta berjalan menuju kediamannya untuk merajut kehidupan cintanya sekali lagi tanpa gangguan raksasa bangsat.

Tiba-tiba di tengah jalan mereka dicegat oleh rombongan Hanoman disertai gerombolan anak buah Rahwana yang baru aja tobat. Rupanya Hanoman menagih janji Rama buat ngentot bareng.

Hanoman : “sayang, mana janjimu mau ngentotin eiyke ? kan eiyke dah bantu nyelamatin Shinta..”
Rama : “o iya ya, gw lupa. bentar de”

Kemudian Rama mengeluarkan kontol milik Rahwana yang sudah dipotong tadi, dan menyerahkannya pada Hanoman

Rama : “nih, gw kasih kontol raksasa, dijamin puas lo pake ini. daripada lo beli dildo mahal, pake ini aja yah. tapi sebagai gantinya gw ngga jadi ngentot elo, deal ?”
Hanoman : “uummm…keknya oke tuch, bole dech. tarengkyu ya sayang, sun-sun-muach-muach”

Dan rombongan itu berpisah, Hanoman dan rombongannya kembali ke pangkalan, sedangkan Rama dan Shinta pulang ke rumah mereka. Dan akhirnya mereka semua hidup bahagia selamanya.

[BB17] Rama Shinta XXX Part II

SEXUAL CONTENT WARNING
This story contains sexually explicit material. If you are under the age of 17, if such material offends you or if it’s illegal to view such material in your community please DO NOT read this.

sambungan dari bagian pertama

Selesei nonton sambil coli, dia baru sadar kalo istrinya, Shinta, telah diculik oleh gerombolan Rahwana. Bingung cari bantuan ama sapa akhirnya dia inget sama seorang (ato seekor yak ??) teman bernama Hanoman. Tapi Rama agak ragu minta bantuan sama Hanoman karena pasti dirinya nanti bakal tersiksa, akhirnya demi istrinya dia menepis segala keraguan dan segera menghubungi Hanoman untuk minta bantuannya.

Rama : “halo, Hanoman ya ?”
Hanoman : “iya, wah Rama ! ada apa nich tumben-tumbenan koling eiyke ?
Rama : “gini man, bini gw si Shinta diculik ama Rahwana bangsat, gw mo minta bantuan elo buat ngebebasin dia lagi, lo bisa gak ?”
Hanoman : “bisa dong sayang, tapi jangan panggil man dong, eiyke kan juga cewe walopun jadi-jadian sich *ketawa genit*”
Rama : “yah, nama lo kan Hanoman, gw panggil man kan uda bener, dodol lo”
Hanoman : “ich, Rama bisa aja dech, tapi ada syaratnya dong. Rama harus ngentot ama eiyke, mau ga ?
Rama : “hah ?! lo kan gak punya meki, trus lo mau gw nyodok pantat lo gitu ?”
Hanoman : “ya iyalaah, mau ga ? kalo ga mau eiyke gak bakal tolongin loh…”
Rama : “ya uda de, demi Shinta gw turutin apa mau lo. Kalo gitu malem ini juga kita ketemu di Parkit jam 11, gw pake jaket item polos trus celana biru dongker”
Hanoman : “oke dech hanny, see yu, sun-sun-muach-muach”

Jam 11 teng bertemulah mereka di tempat yang sudah ditentukan. Rama membawa persenjataan lengkap seperti pentungan besi, borgol tali, dan beberapa bom molotov, sedangkan Hanoman cuman bawa tongkat kayu doang. Setelah gontok-gontokan dikit akhirnya disepakati mereka gak jadi naek motornya Rama buat ke tempatnya Rahwana, alesannya Pertamax mahal dan motornya Rama gak enak buat perjalanan jauh, bikin biji jadi senut-senut. Jadilah mereka naek awan kinton punya Hanoman.

Sesampeinya di tempat tujuan dengan selamat, yaah gak 100% selamat siy, Rama kena tai burung di pipinya, mereka sudah dihadang oleh anak buah Rahwana yang jumhlahnya sekitar 666 orang sebelum didiskon dan belum termasuk PPN 10%. Akhirnya mereka bagi tugas, Hanoman ngadepin anak buahnya Rahwana sedangkan Rama ngebebasin Shinta. Rama yang gak yakin sama kemampuan Hanoman berhenti sejenak buat ngeliat jurusnya Hanoman.

Hanoman mulai mencabuti jembutnya satu persatu dan meniupnya, ajaib ! tiba-tiba jembut-jembut tadi berubah jadi gerombolan bencong beringas yang dandanannya paling menor sedunia. Melihat gerombolan bencong yang lebih ganas dari Satpol PP, anak buah Rahwana pun lari kocar kacir, mereka langsung tobat dan mengucapkan dua kalimat Syahadat di depan para Ulama yang tadi numpang awan kintonnya si Hanoman. Akhirnya Rama pun bisa bernapas lega dan segera menuju tempat penyekapan Shinta.

Sesampainya di sana, Rama melihat Shinta yang telanjang bulat diikat pada sebatang tiang dengan bendera bergambar sempak di tengah dan palu arit di pinggirnya. Di toket Shinta terdapat bekicot yang bergerak-gerak lambat, sesekali terdengar desahan Shinta saat bekicot-bekicot itu menyentuh pentilnya. Di pinggangnya dipasang sebuah sabuk yang di bagian tengahnya menjuntai sesuatu seperti kontol raksasa yang tersambung pada mekinya Shinta, kontol-kontolan itu bergerak maju mundur sehingga membuat Shinta mengerang kesakitan…tapi enak. Tak jauh dari situ, Rahwana menikmati semua adegan itu sambil coli dan makan eskrim stroberi.

Rama yang tak tahan dengan penyiksaan Shinta segera menghampiri Rahwana dan menantangnya untuk berkelahi satu lawan satu secara jantan sampai mati. Namun Shinta yang benci kekerasan menawarkan suatu solusi untuk menghindari petumpahan darah. Dia mengadakan suatu sayembara dengan 3 tugas, dan dia sendiri yang bertindak sebagai jurinya, kemudian barangsiapa yang kalah dia harus memotong kontolnya dan menceburkan diri ke kawah gunung Krakatau. Rama dan Rahwana pun terpaksa menurutinya karena Shinta mengancam bunuh diri kalo ide sayembaranya tidak dilaksanakan.

bersambung…

 

Banjir Situbondo

Hari Sabtu pagi saya dapet sms dari Mama, beliau ngabarin kalo di rumah semalem abis kemasukan air, dan kali ini lebih parah lagi. Lebih parah ? Ya, rumah saya juga perna kemasukan air pas banjir besar taon 2002. Waktu itu air di dalam rumah masuk sampe setinggi mata kaki, sedangkan di luar berjarak sekitar 10 meter di depan rumah yang mana topologinya memang lebih rendah, air sudah mencapai pinggang orang dewasa.

Saya masih ingat betul kejadiannya, waktu itu saya masih kelas 2 SMP. Beberapa hari sebelum banjir hujan memang turun dengan deras, sehingga hampir mengakibatkan sungai dalam kota meluap. Untungnya hujan berhenti sehingga sungai tidak jadi meluap. Saat hari datangnya banjir itu juga sama keadaannya, hujan turun sepanjang hari, hanya berhenti sebentar pada jam 3 sore lalu lanjut hujan lagi pada jam 6 petang.

Rumah saya adalah lingkungan perumahan yang mana bagian ujung selatan lebih tinggi daripada utara, dan di belakang rumah adalah sebuah sungai mati yang hanya ada airnya saat hujan tiba. Sore itu kali di belakang rumah sudah hampir meluap, warga pun mulai siap-siap. Malamnya sekitar jam 8 ada kabar kalo Dam dari sungai Sampean udah jebol, keadaan pun makin mencekam. Just info, kalo Dam tersebut uda jebol berarti tinggal satu lagi pertahanan kota, yaitu Dam Pintu Lima. Kalo Dam Pintu Lima jebol maka habislah kota Situbondo.

Sekitar jam 11an ada kabar kalo Dam Pintu Lima uda jebol. Orang seperumahan pada rame semua, semuanya keluar berjaga-jaga seandainya banjir dateng tiba-tiba. Dan bener, sekitar jam setenga 12 air mulai masuk ke rumah paling ujung utara, rumah saya persis di sebelah rumah ini ! Jadilah kami mulai siap-siap seandainya air masuk, semua perabotan, tipi, berkas-berkas penting dan barang berharga lainnya dipindah ke lantai dua. Sekitar satu jam kemudian air mulai masuk ke rumah saya, dari depan dan belakang rumah serta dari lubang pembuangan. Kami hanya bisa pasrah melihat air masuk dengan derasnya.

Sekitar jam 3 pagi banjir mulai surut. Paginya saya, adik dan teman-teman bekeliling melihat keadaan kota. Apa yang kami lihat sungguh mencengangkan, tumpukan sampah dan batang pohon berserakan di pinggir jalan, lumpur setinggi 30 senti menutupi hampir seluruh jalan, beberapa jalan protokol masih tampak tergenang air, pagar-pagar banyak yang roboh.

Kemudian kami berjalan menuju jembatan yang menuju arah Bondowoso, apa yang tadinya kami lihat sebagai sosok jembatan saat ini sudah raib. Bangunan jembatan itu sudah hilang terbawa arus air, sungai yang tadinya kecil berubah menjadi lebar dengan arus deras yang mengerikan. Di bantaran sungai terlihat bekas-bekas bangunan yang hanyut terbawa air, ada juga beberapa bangkai sapi, kambing dan ayam yang terlihat hanyut bersama air. Entah berapa banyak hewan ternak yang mati akibat banjir ini.

Dari cerita-cerita orang, kami mendengar bahwa di muara sungai Sampean banyak ditemukan kendaraan bermotor serta perkakas rumah tangga seperti kulkas dan tipi yang hanyut oleh air. Beberapa bagian jembatan yang dilewati sungai Sampean menjadi rusak parah.

Selama beberapa hari aktivitas di kota benar-benar lumpuh, perkantoran ngga ada yang buka, sekolah diliburkan, seandainya masuk pun mungkin untuk membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk. Di pasar hanya ada beberapa yang berjualan. Jalur transportasi pun lumpuh total, jembatan putus di daerah Pasir Putih sehingga akses ke bagian barat Situbondo terputus, begitu juga dengan jembatan ke arah Banyuwangi dan Bondowoso. Kota Situbondo benar-benar terisolasi.

Sekitar seminggu kemudian barulah Situbondo baru benar-benar bisa pulih, walopun di jalan masih ada beberapa tumpukan sampah bekas banjir yang belum diangkut, serta gundukan lumpur kering yang berdebu. Jalur tansportasi pun sudah mulai berjalan, walopun harus menggunakan jembatan darurat. Secara total kondisi di Situbondo sudah mulai berangsur membaik.

Sebenarnya banjir ini merupakan banjir kiriman dari Bondowoso, karena secara topologi Situbondo terletak di bawah Bondowoso. Jadi walopun di Situbondo tidak hujan, tapi di Bondowoso hujan deras, tetep aja kita pasti kena banjir juga. Keadaan ini diperparah dengan penggundulan hutan di gunung yang mengelilingi Situbondo, dan beberapa bukit di sepanjang aliran sungai Sampean.

Apakah banjir kali ini juga akan sama banjir dengan taon 2002 ? Mengingat kondisinya pun sama persis. Eniwei, saya mohon doanya semoga kota saya tidak kebanjiran lagi. Terima kasih.

[BB17] Rama Shinta XXX Part I

SEXUAL CONTENT WARNING

This story contains sexually explicit material. If you are under the age of 17, if such material offends you or if it’s illegal to view such material in your community please DO NOT read this.

Kalo punya pemikiran walopun jorok sekalipun harus tetep dituangkan dalam kata-kata. Iseng-iseng beberapa hari yang lalu nganggur gak ada kerjaan akhirnya saya bikin sebuah cerita. Kalo di bokep ada Tarzan XXX, maka disini kita punya Rama Shinta XXX yang terbagi dalam 3 episode. Begini ceritanya :

Alkisah pada jamannya onta belom jadi bongkok kek sekarang di negara entah beradab ato ngga, hiduplah pasangan suami istri bernama Rama dan Shinta. Mereka adalah pasangan yang perfect, Rama punya kontol yang gede banget yg jadi impian semua lelaki dan idaman semua wanita, sedangkan Shinta punya toket gede dan meki rapet yang jadi impian semua wanita dan pujaan semua lelaki. Tiap hari kerjaan mereka cuman ngentot mulu. Pagi ngentot, siang ngentot, malem mau bobok pun ngentot dulu, pokoknya moto mereka adalah “Tiada hari tanpa ngentot“.

Cerita tentang toge dan meki rapet punya Shinta akhirnya nyampe juga ke telinga seorang preman bernama Rahwana. Si Rahwana penasaran pengen nyobain si Shinta, akhirnya dia mulai cari-cari informasi sambil nyusun rencana buat nyulik si Shinta. Setelah sewa Detektif Conan, didapetkanlah informasi bahwa tiap hari Senen ama Kemis si Rama ngga ada di rumah karena biasanya pada hari itu dia pergi meeting sama Dewa19 (ato 19 Dewa yak ??). Akhirnya ditetapkanlah sebuah rencana yang untuk menculik Shinta pada hari kemis tanggal 41 bulan separo taon tikus di siang bolong panas, rencana ini disebut “Protokol Kontol“.

Tibalah pada hari yang ditentukan. Rahwana berangkat ke rumah Shinta bersama gerombolan begundalnya, untuk menculik Shinta. Sampai disana mereka langsung mengobrak-ngabrik seisi rumah, menghancurkan segala perabotan, memotong rumput dan semak belukar, serta menguras kamar mandi dan tidak lupa menggosok gigi, namun ternyata mereka tidak dapat menemukan Shinta. Setelah dicari lebih teliti akhirnya mereka menemukan Shinta sedang nonton bokep sendirian sambil masturbasi di pojokan gudang. Gak pake lama, langsung aja mereka menculik Shinta dan membawanya ke Mabes Rahwana.

Sore harinya Rama tiba di rumah, dia mendapati seisi rumah ancur berantakan kek abis kena tsunami, Rama mencari Shinta dimana-mana hingga mengelilingi rumah sampai 7 kali dan mendapat hadiah kulkas dari Sanyo, namun dia tidak dapat menemukan jejak Shinta. Frustasi, akhirnya dia memutuskan untuk nonton bokep untuk membantu menjernihkan pikirannya. Pas ngeliat ternyata di atas tipi ada sebuah bungkusan, setelah dibuka ternyata isinya ada sekeping DVD dan sebuah amplop berisi surat dan 2 stiker berbeda serta foto, langsung aja Rama baca suratnya.

Dear Rama,

Ma, ini gw Rahwana. Tadi siang gw culik bini lo, gw pengen ngerasain juga toket ama mekinya. Kalo lo ga terima, lo bole samperin gw di alamat yang ada di ujung amplop, tapi jangan harap lo bakal dapetin bini lo lagi, lo bakal mati bahkan sebelom lo ngedipin mata.

p.s. : Nih gw kasih stiker ama poto gw yang ganteng, stiker yang gambarnya sempak itu buat freepass masuk ke markas gw, trus potonya biar lo ga salah ngenalin gw, trus stiker yang satunya lo bisa tempelin di motor ato di kulkas pokoknya tersera elo…

Rama ngeliat stiker bertuliskan “Rahwana Was Here Bro…” itu, trus dia tempelin di motor Satrianya. Kemudian dia lanjut baca suratnya.

…o iya, nih tadi gw sempet maen ke Glodok trus nemu DVD bokep yang bagus, kali aja lo suka.

with respect,

Rahwana Ganteng

Kelar baca suratnya, Rama langsung ngidupin DVDPlayer dan nyobain bokep baru, sejenak dia lupa sama Shinta…

bersambung…

Halaman Berikutnya »